LAPORAN PENDAHULUAN ULKUS PEPTIKUM PDF

OBAT ULKUS PEPTIKUM PATOGENESIS • Tiga faktor utama: ØInfeksi helicobacter pylori gram . Laporan-Pendahuluan-Hiperglikemia. doc. BAB 1PENDAHULUAN Latar Belakang Ulkus peptikum merupakan keadaan di mana kontinuitas PENDAHULUAN. .. LAPORAN PENDAHULUAN. PENDAHULUAN. Latar Belakang makalah dengan judul Askep Klien Dengan Ulkus Peptikum. Rumusan Menambah pengetahuan tentang penyakit Ulkus peptikum. b. .. 1 Laporan Pendahuluan Ckd Dengan Anuria.

Author: Zulkimuro Vut
Country: Burma
Language: English (Spanish)
Genre: Spiritual
Published (Last): 3 November 2011
Pages: 123
PDF File Size: 1.67 Mb
ePub File Size: 5.18 Mb
ISBN: 224-9-55012-144-9
Downloads: 59563
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Baran

Published on Aug View Download Keadaan ini merupakan penyebab yang paling umum dari obstruksi usus pada bayi. Hal ini menyebabkan penyempitan kanal pilorus oleh kompresi lipatan-lipatan longitudinal dari mukosa dan pemanjangan pilorus. Obstruksi apertura lambung menyebabkan muntah nonbilious dan menyemprot.

Keadaan ini biasanya terjadi antara 3 sampai 6 minggu setelah lahir dengan kecenderungan pria: Menurut teori, stenosis pilorik hipertrofik disebabkan oleh kegagalan perkembangan atau proses degenerasi ganglion dan serabut saraf.

Stenosis pilorus merupakan diagnosa secara klinis, massa pilorus sering dapat teraba walaupun pada kasus yang meragukan diagnosis dapat dibuat dengan melakukan ultrasonografi atau dengan meminum kontras larut air.

Pencitraan yang baik memberikan gambaran perubahan anatomi yang terjadi pada pasien dengan kondisi ini sehingga dapat segera dirujuk untuk mendapatkan penanganan bedah yang sesuai. Apakah itu berasal dari stenosis pilorus kongenital atau dari ulkus peptikum masih belum jelas. Kebanyakan pasien dewasa dengan stenosis pilorus mempunyai temuan radiologik yang sama dengan ulkus peptikum.

Anatomi gaster normal dan pyloric stenosis dikutip dari kepustakaan 7 Gambar 2: Lebih sering terjadi pada orang kulit putih keturunan Eropa Utara, jarang pada orang kulit hitam dan orang asia. Laki-laki terutama anak pertama 4 kali lebih sering daripada perempuan. Keturunan ibu dan pada tingkat yang lebih sedikit dari keturunan bapak yang menderita stenosis pilorus berisiko lebih tinggi untuk mengalami stenosis pilorus.

Insidens stenosis pilorus terlihat meningkat pada bayi dengan golongan darah B dan O. Stenosis pilorus biasanya tidak tampak pada saat lahir dan lebih konkordans pada kembar monozigot dari pada dizigot. Innervasi otot yang tidak normal, menyusui, dan stress pada ibu kehamilan trimester III telah diketahui ikut terlibat. Lagipula, peningkatan prostaglandin serum, penurunan kadar nitrat oksida sintase di pilorus, dan hipergastrinemia pada bayi telah ditemukan tetapi kemungkinan merupakan fenomena sekunder yang disebabkan statis dan distensi lambung.

Pemberian prostaglandin E eksogen untuk mempertahankan patensi duktus arteriosus telah dihubungkan dengan stenosis pilorus; dan juga dengan gastroenteritis eosinofilia dan trisomi 18, sindrom Turner, sindrom Smith-lemli Opitz dan sindrom Cornelia de Lange. Pada minggu-minggu berikutnya, bentuk dan kedudukannya banyak berubah akibat perbedaan kecepatan pertumbuhan pada berbagai bagian dindingnya, dan perubahan kedudukan alat-alat di sekitarnya.

Perubahan kedudukan lambung paling mudah dijelaskan dengan menganggap bahwa organ ini berputar mengelilingi sebuah sumbu panjang dan sumbu anteroposterior. Pada sumbu memanjangnya, lambung melakukan putaran 90 searah dengan jarum jam sehingga sisi kirinya menghadap ke depan dan sisi kanannya menghadap ke belakang.

Oleh karena itu, nervus vagus kiri, yang semula mempersarafi sisi kiri lambung, sekarang mempersarafi dinding depan, demikian pula nervus vagus kanan mempersarafi dinding belakang.

Selama perputaran ini, bagian dinding lambung aslinya di belakang, tumbuh lebih cepat daripada bagian depan, dan hal ini menghasilkan pembentukan kurvatura mayor dan minor.

Dengan demikian, lambung mencapai kedudukannya yang terakhir, dan sumbu panjangnya berjalan dari kiri atas ke kanan bawah. Dengan demikian, rotasi mengelilingi sumbu longitudinal menarik mesogastrium dorsal ke kiri, sehingga menciptakan sebuah ruang, yang disebut dengan bursa omentalis sakus peritonealis minordi belakang lambung.

Rotasi ini juga menarik mesogastrium ventral ke kanan. Ketika proses ini berlanjut pada minggu ke-5 perkembangan, primordium limpa terbentuk sebagai proliferasi4mesoderm di antara dua lembaran mesogastrium dorsal. Dengan berlanjutnya rotasi lambung, mesogastrium dorsal memanjang, dan bagian yang berada di antara limpa dan garis tengah bagian dorsal membelok ke kiri dan menyatu dengan peritoneum dinding abdomen posterior. Lembaran posterior mesogastrium dorsal dan peritoneum di sepanjang garis penyatuan ini berdegenerasi.

  HAMILTON BEACH 70590 MANUAL PDF

Limpa, yang selalu mempertahankan kedudukannya intraperitoneal, kemudian dihubungkan dengan dinding tubuh di daerah ginjal kiri oleh ligamentum lienorenalis uulkus ke lambung oleh ligamentum gastrolienalis. Pemanjangan dan bersatunya mesogastrium dorsal ke dinding posterior tubuh juga menentukan posisi akhir pankreas.

Mula-mula organ ini tumbuh ke dalam mesoduodenum dorsal, tetapi akhirnya kaudanya memanjang ke mesogastrium dorsal. Karena bagian mesogastrium dorsal ini menyatu dengan dinding tubuh dorsal, kauda pankreas terletak di daerah ini.

Begitu lembaran posterior mesogastrium dorsal dan peritoneum dinding tubuh posterior berdegenerasi di sepanjang garis penyatuan ini, kauda pankreas dibungkus posterior berdegenerasi di sepanjang garis penyatuan ini, kauda pankreas dibungkus oleh peritoneum hanya pada permukaan anteriornya dan karena itu terletak di posisi retroperitoneal.

Organ-organ, semacam pankreas, yang mula-mula dibungkus oleh peritoneum tetapi kemudian menyatu dengan dinding tubuh posterior sehingga[10]menjadiretroperitonealdisebutsebagairetroperitoneal sekunder. Pada umumnya berbentuk huruf L terbalik, huruf J atau berbentuk silinder. Bagian-bagian dari Gaster adalah cardia, fundus, corpus, dan pylorus.

LP CKD Hipernatremia

Antara bagian yang satu dengan yang lainnya tidak ada batas yang tegas secara makroskopis. Pembagian ini lebih bersifat mikroskopis, yaitu keadaan mukosa dan kelenjar. Cardia adalah bagian dari gaster di mana oesophagus bermuara.

Fundus uokus merupakan bagian sesudah cardia, yang menonjol dan terletak lebih tinggi dari cardia. Bagian yang terbesar adalah corpus ventriculi, yang merupakan lanjutan dari fundus ventriculi. Bagian paling caudal disebut pylorus, yang melanjutkan diri menjadi duodenum. Batas antara corpus ventriculi dengan pylorus disebut antrum pyloricum. Ujung distal dari pylorus berbentuk kecil, disebut canalis pyloricum.

Muara pilorus5ke dalam duodenum disebut orificium pyloricum, dilengkapi oleh sphincter pyloricum, yang dibentuk oleh penebalan stratum circulare pars muscularis.

Antara corpus dan pylorus terbentuk suatu lekukan di bagian kanan, disebut incisura angularis.

Sfingter kardia atau sfingter esophagus bawah, mengalirkan makanan masuk kedalam lambung dan mencegah refluks isi lambung memasuki esophagus kembali. Daerah lambung tempat pembukaan sfingter kardia dikenal dengan nama daerah kardia. Disaat sfingter pilorikum terminal berelaksasi, makanan masuk kedalam duodenum, dan ketika berkontraksi sfingter ini akan mencegah terjadinya aliran balik isi usus kedalam lambung. Anatomi gaster dikutip dari kepustakaan 13 6Lambung tersusun atas lapisan serosa, lapisan otot longitudinal, lapisan otot sirkular, lapisan submukosa, dan lapisan mukosa.

Selain itu terdapat berkas tipis serabut-serabut otot polos yaitu otot mukosa, yang terletak di lapisan paling dalam dari mukosa. Lokalisasi ini tergantung dari berbagai faktor, seperti bentuk gaster, isi gaster, konstitusi tubuh dan sikap tubuh. Tepi cranialis fundus ventriculi terletak setinggi costa 5. Letak pylorus dalam keadaan kosong setinggi vertebra lumbalis 1.

Facies dorsalis letak berbatasan dengan ; Corpus pancreaticus, a. Di sebelah caudal terdapat colon transversum. Lokalisasi gaster dikutip dari kepustakaan 16 8V. Kanalis pilorus menjadi panjang, dan dinding otot pilorus mengalami penebalan, diikuti dengan penebalan dan edema dari mukosa. Pada kasus lanjut, lambung dapat menjadi dilatasi dan menyebabkan obstruksi komplit dari lambung. Penyebab dari stenosis pilorus hipertrofi dapat bersifat multifaktorial. Faktor lingkungan dan herediter dipercaya sebagai kontribusi utama penyebab terjadinya stenosis pilorus hipertrofi.

Faktor etiologik yang memungkinkan yaitu defisiensi dari Nitrit Oksida Sintase NOSinnervasi abnormal dari plexus myenterikus, hipergastrinemia infantile, dan paparan dari penggunaan antibiotik seperti obat golongan makrolid. Semua makanan yang dicerna dan disekresi oleh gaster akan dimuntahkan kembali.

Makanan yang dimuntahkan tidak mengandung cairan empedu karena makanan hanya tertampung dalam gaster saja dan tidak sampai ke duodenum. Hal ini menyebabkan hilangnya asam lambung dan akhirnya menyebabkan terjadinya hipokloremia yang mengganggu kemampuan kerja lambung untuk mensekresikan bikarbonat. Gejala Klinis Muntah tanpa empedu merupakan gejala awal stenosis pilorus.

  HUEBER SPANISCH KOMPLETTKURS PDF

stenosis pylorus

Muntah bisa menyembur atau tidak pada awalnya, tetapi biasanya progresif dan segera setelah9makan. Muntah bisa setiap kali setelah makan atau intermitten. Muntah biasanya mulai setelah umur 3 minggu, tetapi gejala muncul paling awal paling awal pada umur 1 minggu dan paling ulkkus pada umur 5 bulan. Setelah oaporan, bayi akan merasa lapar dan ingin makan lagi. Karena muntah terus menerus terjadilah kehilangan cairan, ion hydrogen dan klorida secara progresif, sehingga menyebabkan alkalosis metabolik, hiperkloremik.

Ikterus ini biasanya segera membaik setelah obstruksinya sembuh. Muntah proyektil dimulai pada umur minggu, muntah dapat bercampur darah hingga dapat berwarna kecoklatan akibat perdarahan-perdarahan kecil karena gastritis dan pecahnya pembuluh darah kapiler lambung. Kegagalan pertumbuhan dan kehilangan berat badan, hal ini disebabkan karena masukan yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan karena banyak muntah. Obstipasi, mungkin sekali lagi hal ini juga disebabkan oleh masukan yang kurang.

Kontour dan peristalsis lambung terlihat di abdomen bagian atas Teraba tumor di daerah epigastrium atau hipokondrium kanan.

stenosis pylorus

Massa ini kenyal, bisa digerakkan, panjangnya sekitar 2 cm, berbentuk seperti buah zaitun, keras, paling baik diraba dari sisi kiri, dan terletak di atas dan kanan umbilikus di midepigastrium di bawah tepi hati.

Pada bayi yang sehat, makan dapat lzporan diagnosis. Setelah makan, mungkin ada gelombang peristaltik lambung yang terlihat berjalan menyilang perut. Setelah bayi muntah, otot perut lebih relaks dan bentuk seperti buah zaitun10lebih mudah diraba.

Sedasi bisa digunakan untuk mempermudah pemeriksaan, tetapi biasanya tidak diperlukan.

Manifestasi klinik stenosis pylorus dikutip dari kepustakaan 9 B. Aspek fisik dan Pemeriksaan Laboratorium Darah rutin Terdapat gambaran anemi, gambaran gangguan elektrolit terutama pada tukakduodeni, yang disebabkan seringnya vomitus dan menyebabkan kehilangan garamgaram Na, K, Cl, dan alkalosis.

Gangguan fungsi ginjal yang berat mungkin sebagai akibat stenosis pilorus, dan pada dehidrasi akan didapatkan kenaikan kadar ureum dalam darah, oleh karena itu perlu pemeriksaan kadar ureum. Histopatologi Gambaran histopatologi pada beberapa bayi dengan IHPS InfantileHypertrophic Pyloric Stenosis akan terlihat jika tedapat penebalan yang sangat berlebih pada mukosa.

Biasanya gambaran yang didapatkan hipertrofi yang menonjol ke dalam antrum dari lambung, penebalan dan pembengkakan pada mukosa. Pemeriksaan Radiologi Foto polos abdomen Pada Radiografi abdomen bisa menunjukkan perut berisi cairan atau udara,pada perut yang membesar, dapat menandakan adanya obstruksi lambung.

Adanya tanda pembesaran perut dengan incisura yang melebar caterpillar sign dapat dilihat, dan dapat juga menandakan adanya peningkatan peristaltik lambung pada pasien. Jika pasien baru muntah atau terdapat nasogastric tube di dalam perut, perut didekompresi dan hasil radiografi ditemukan normal.

Abdominal roentgenogram dari stenosis pylorus hipertrofi Dikutip dari kepustakaan 19 Pada temuan radiografi dari foto MD dengan kontras didapatkan hasil: Waktu pengosongan lambung merupakan tanda yang dapat dipercaya untuk memastikan dari obstruksi gastric outlet oleh karena hipertrofi stenosis pilorus. Terdapat sebuah garis tunggal dan panjang dari kontras barium yang melapisi kanalis pylorus.

Gambaran string sign pada hypertrophic stenosis pyloric dikutip dari kepustakaan 18 Mukosa dari canalis pyloricum berada di lipatan sentral. Ketika kontras melewati pilorus maka kontras akan mengisi mukosa bagian atas maupun bagian bawah yang mengalami hipertrofi, sehingga dapat terlihat gambaran dua garis yang paralel di area pilorus. Gambaran double track sign pada hypertrophic stenosis pyloric dikutip dari kepustakaan 18 5.